Kegiatan setoran hafalan harian menjadi rutinitas penting di SMP kami. Setiap pagi sebelum pelajaran dimulai, para siswa duduk berkelompok kecil bersama pembina tahfidz. Mereka membacakan hafalan baru maupun muroja’ah (mengulang) hafalan sebelumnya. Suasana berlangsung tenang, penuh kesungguhan, dan saling memotivasi.
Dalam sesi ini, pembina tidak hanya mendengarkan hafalan, tetapi juga membantu memperbaiki makhraj (tempat keluarnya huruf), tajwid (aturan bacaan), serta adab membaca Al-Qur’an. Setiap kesalahan diluruskan dengan lembut, sehingga siswa tidak merasa tertekan dan tetap percaya diri untuk terus belajar.
“Yang kita kejar bukan cepat banyaknya hafalan, tetapi keberkahan dan kebaikan yang tumbuh dari Al-Qur’an,” tutur salah satu ustadz pembina tahfidz.
Rutinitas ini diharapkan mampu membangun kedisiplinan, ketekunan, dan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an. Dengan pembinaan yang konsisten, hafalan mereka tidak hanya bertambah, tetapi juga semakin kuat dan membekas dalam hati.


